Mengukur Intensitas Cahaya Menggunakan Lux Meter

Mengukur Intensitas Cahaya Menggunakan Lux Meter –   Lux meter adalah sebuah alat yang memiliki kemampuan untuk mengukur intensitas cahaya pada sebuah tempat atau ruangan. Alat ini memakai satuan lux dalam pengukurannya.

Mengukur Intensitas Cahaya Menggunakan Lux Meter

Didalam lux meter, terdapat sebuah sensor cahaya yang berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi pulsa kemudian akan dibaca oleh lux meter tersebut. Untuk mengoprasikannya sebenar sangat mudah. Anda tinggal memasang sensor yang berbentuk bulat ke lux meter. Setelah itu, buka tutup lux meter,sehingga secara otomatis lux meter akan menyala.

Setelah itu, tempatkan lux meter di tempat yang akan di ukur, baca hasil pengukurannya. Tidak hanaya itu, ada beberapa prosedur yang harus di ikuti supaya hasil pengukuran sesuai dengan SNI. Berdasarkan standar SNI pengukuran intensitas cahaya pada ruangan bergantung pada luas ruangan yang akan diukur.

Prinsip Kerja Lux Meter.

Menurut trijinx.com lux meter biasanya terdiri dari rangka, sebuah sensor dengan sel foto dan layar panel. Sensor dapat ditempatkan pada sumber cahaya yang akan diukur intenstas cahayanya.

Cahaya akan menyinari sel foto sebagai energi yang dilanjutkan oleh sel fota, sehingga dapat berubah menjadi arus listrik. Banyaknya cahaya yang diserap oleh sel, maka akan mempengaruhi arus yang akan dihasilkannya. Sensor yang digunakan pada lux meter yaitu photo diode.

Sensor tersebut  termasuk dalam sensor jenis cahaya atau optic. Sensor cahaya atau optic merupakan sebuah sensor yang dapat mendeteksi perubahan cahaya dari sumber cahaya,  biasa cahaya atau pantulan cahaya yang mengenai suatu daerah tertentu.  Setelah itu, hasil dari pengukuran yang dilakukan akan ditampilkan pada layar panel.

Kegunaan lux meter.

Pada aplikasi penggunaan dilapangan, lux meter lebih sering digunakan pada bidang arsitektur, industri, dan lain sebagainya. Prinsip kerja lux meter juga banyak digunakan pada alat yang biasa digunakan pada fotografi,  karena pada bidang fotografi sangat memerlukan cahaya yang tepat.

Maka dari itu, para fotografer perlu mengukur intensitas cahaya terlebih dahulu sebelum melakukan pemotretan pada suatu objek. Sebagai contoh pada alat available light, reflected lightmeter, dan incident lightmeter.

tidak hanya itu, didalam penelitian-penelitian mengenai tingkat keanekaragaman dan lain- lain yang senantiasa dibutuhkan data mengenai tingkat pencahayaan, lux meter juga dapat digunakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s